Arsip Kata Kunci | HAM

„Prügel kriegen wir immer“

„Prügel kriegen wir immer“


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 00:01 in Aktivitas, Program Kunjungan, Ekonomi, Perburuhan & Korupsi, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Kampanye, Tanah & Hak Masyarakat Adat, Pertambangan, Publikasi, Lingkungan Hidup & Klima, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , ,
HeidelbergCement: Keine Überraschung auf der HV!

HeidelbergCement: Keine Überraschung auf der HV!


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 00:01 in Aktivitas, Program Kunjungan, Ekonomi, Perburuhan & Korupsi, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Kampanye, Tanah & Hak Masyarakat Adat, Pertambangan, Publikasi, Lingkungan Hidup & Klima, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , ,
Aktivisten kritisieren Problem-Projekte von Heidelberg Cement

Aktivisten kritisieren Problem-Projekte von Heidelberg Cement


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 00:01 in Aktivitas, Program Kunjungan, Ekonomi, Perburuhan & Korupsi, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Kampanye, Tanah & Hak Masyarakat Adat, Pertambangan, Publikasi, Lingkungan Hidup & Klima, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , ,
HeidelbergCement muss Völkerrecht achten!

HeidelbergCement muss Völkerrecht achten!


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 00:01 in Siaran Pers & Pernyataan Sikap Bersama, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Tanah & Hak Masyarakat Adat, Pertambangan, Siaran Pers, Publikasi, Lingkungan Hidup & Klima
Tags: , , , , , , , ,
MISEREOR protestiert gegen Zement-Produktion

MISEREOR protestiert gegen Zement-Produktion


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 00:01 in Aktivitas, Program Kunjungan, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Kampanye, Tanah & Hak Masyarakat Adat, Pertambangan, Publikasi, Lingkungan Hidup & Klima, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , ,
„Wir sind bereit zum Widerstand“

„Wir sind bereit zum Widerstand“


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 22:30 in Ekonomi, Perburuhan & Korupsi, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Tanah & Hak Masyarakat Adat, Pertambangan, Publikasi, Lingkungan Hidup & Klima, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , ,
neue Publikation: Aceh 360 Grad

neue Publikation: Aceh 360 Grad


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 01:35 in Aceh, demokrasi, Bencana, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Publikasi, Hutan hujan, Konflik Regional, sektor keamanan dan pertahanan, Masyarakat & Agama, Lingkungan Hidup & Klima
Tags: , , , , , , , , , ,
Publikation: Aceh 360 Grad

Publikation: Aceh 360 Grad


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 01:35 in Aceh, demokrasi, Bencana, Feature, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Publikasi, Hutan hujan, Konflik Regional, sektor keamanan dan pertahanan, Masyarakat & Agama, Lingkungan Hidup & Klima
Tags: , , , , , , , , , ,
Aceh: Volksbelustigung bleibt aus, Prügelstrafe wird weiter praktiziert

Aceh: Volksbelustigung bleibt aus, Prügelstrafe wird weiter praktiziert


Maaf, halaman ini tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Versi bahasa Jerman

Posted on 03:11 in Aceh, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Informasi dan Analisa, Publikasi, Masyarakat & Agama
Tags: , , ,
Kisah Lelaki yang Nekat Menggebuk Presiden Suharto

Kisah Lelaki yang Nekat Menggebuk Presiden Suharto


VICE, 05 April 2018

https://www.vice.com/id_id/article/wj7z59/kisah-lelaki-yang-nekat-menggebuk-presiden-suharto

oleh Ardyan M. Erlangga

Tiga anak muda Timor Leste 23 tahun lalu menggalang demonstrasi nekat di Dresden, Jerman. Aksi mereka memicu kehebohan di Indonesia, sekaligus menjadi penanda senjakala rezim Orde Baru. Satu demonstran mengisahkan ulang momen itu kepada VICE.

Apa yang biasanya dilakukan seseorang saat tinggal berjarak dua langkah dari sosok yang begitu dibenci? Mendelik saja, memaki, atau bahkan sekalian menggebuk kepalanya? Luciano ‘Romano’ Valentim Conceixao memilih yang terakhir. Sikapnya emosional. ... baca semuanya

Posted on 02:02 in demokrasi, Sejarah & Tinjauan, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Timor Leste, Timor Timur, Kebebasan Pers, Publikasi, Konflik Regional, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , , , , ,
UA-74856012-1