Arsip | Keadilan dan Hukum

Dari Jerman dengan Kesaksian

Dari Jerman dengan Kesaksian


Media Indonesia, 06 Maret 1996

Kasus Sri Bintang

Tiba, saksi Soenarto dari Berlin. Ia disarankan tak berangkat, dan ada ancaman keselamatan.

Dipl Ing Soenarto, saksi meringankan bagi Sri Bintang Pamungkas, Rabu pagi ini diharapkan bisa duduk di kursi saksi. Keraguan akan kedatangannya – ia sebelumnya. gagal berangkat karena keterlambatan surat panggilan jaksa – tertepis.

Menurut faksimili dari Watch Indonesia e.V. lembaga swadaya Indonesia-Jerman di Berlin, Soenarto akhirnya bertolak juga dari Jerman ke Jakarta, Selasa kemarin. Padahal, sampai Senin pk ... baca semuanya

Posted on 03:39 in demokrasi, Keadilan dan Hukum, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Hukum & Tata Negara, Publikasi, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , ,
Cerita Suap DM 100 dan Mabuk Bir

Cerita Suap DM 100 dan Mabuk Bir


Media Indonesia, 29 Nopember 1995

KASUS Dr Sri Bintang Pamungkas tampaknya memiliki subjekivitas yang tinggi. Prediksi itu ramai dipergunjingkan terhadap kasus pidana politik ini. Sebab pertama kali mantan anggota DPR itu diperiksa polisi adalah karena ia terlihat berdiri di lokasi unjuk rasa terhadap Kepala Negara RI dan sejumlah tamu negara dari Indonesia saat berkunjung ke Jerman, April lahun lalu.

Namun, persoalan keterlibatan Bintang dalam demonstrasi itu berakhir begitu saja, tanpa kejelasan. Yang pasti, saat Sri Bintang dihadapkan ke muka ... baca semuanya

Posted on 00:00 in demokrasi, Keadilan dan Hukum, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Publikasi, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , ,
Kaset Rekaman dan Tiga Saksi Itu

Kaset Rekaman dan Tiga Saksi Itu


Media Indonesia, 22. Nopember 1995

Sidang Sri Bintang Pamungkas makin ramai. Dakwaan Jaksa P. Sitinjak dinilai Bintang cacat hukum. Apa komentar Watch Indonesia e.V. Berlin?

RABU pekan ini, giliran tim penasihat hukum yang terdiri dari enam pengacara senior yang mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa P. Sitinjak SH, yang mendakwa Dr. Sri Bintang Pamungkas melakukan penghinaan kepada Presiden Soeharto, melanggar pasal 134 jo 136 KUHP. Pelanggaran itu bisa diancam hukuman maksimal 6 tahun atau denda sebanyak-banyaknya empat ribu ... baca semuanya

Posted on 14:42 in demokrasi, Keadilan dan Hukum, Hak Asasi Manusia, Indonesia, Hukum & Tata Negara, Publikasi, Watch Indonesia! dalam Media
Tags: , , , , , , , , ,
UA-74856012-1